0

Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik

Senin, 10 Februari 2014
Share this Article on :

Pada warnet ataupun hotspot-hotspot biasa terdapat login untuk mengakses internet, ketika ada masalah konfigurasi Router Mikrotik dapat di-backup dan restore untuk mencegah pekerjaan konfigurasi ulang jika suatu saat router diganti atau rusak. Fitur Backup juga berguna ketika anda melakukan kesalahan konfigurasi dan ingin kembali ke konfigurasi sebelumnya. Konfigurasi yang di-backup ini akan disimpan dalam bentuk file dan dapat di download atau copy ke harddisk PC/laptop.
Bayangkan jika tiba-tiba konfigurasi mikrotik kita ada yang merubah baik disengaja maupun tidak, atau bahkan router mikrotik nya jebol/mati. berapa lama waktu yang dibutuhkan ketika harus melakukan konfigurasi ulang lagi dari awal. Jika kita punya backup konfigurasi mikrotik, maka hal tersebut bisa dihindari, tinggal drag and drop kemudian klik restore, maka router mikrotik akan berjalan lagi seperti biasa.

Langkah-langkah backup konfigurasi mikrotik.
Konfigurasi dalam router mikrotik dapat di backup dan disimpan untuk digunakan dikemudian hari jika terjadi hal-hal seperti yang disebutkan diatas. Ada 2 jenis backup di dalam mikrotik :


  1. Binary file – file backup berekstensi .backup 
  •     Tidak dapat dibaca
  •    Menciptakan return-point, seperti system restore nya windows yang aka mengembalikan setting ke titik tertentu.

2.      Script file – file backup berekstensi .rsc
-        Berupa scrip yang dapat dibaca dan diedit
-        Tidak mengembalikan konfigurasi seperti semula, akan tetapi menambahkan konfigurasi sesuai yang ada di dalam script.

Login selanjutnya Klik Menu Files di winbox, selanjutnya keluar tampilan seperti dibawah ini.

 

Tombol Backup digunakan untuk membuat backup dari kondisi kondisi router yang saat ini sedang berjalan. Setelah anda menekan tombol backup, secara otomatis akan terbentuk suatu file dengan format : IDENTITAS_ROUTERS-TANGGAL-JAM yang berekstensi .backup

File backup tersebut bisa disimpan di dalam komputer agar bisa digunakan sewaktu-waktu dengan cara drag and drop.
Untuk melakukan restore konfigurasi mikrotik yang pernah disimpan, bisa menggunakan tombol  Restore yang ada disebelah tombol backup. Tombol ini akan aktif  jika kita sudah memilih salah satu file backup yang akan di restore.
 Maka konfigurasi anda akan kembali saat di restore.
 




Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar